Seorang Sales Meninggal Mendadak di Warung Finiza Desa Batu Gajah, Inhu

Sabtu, 24 Juli 2021

Seorang Sales Meninggal Mendadak di Warung Finiza Desa Batu Gajah, Inhu

INHU - Telah Meninggal Dunia seorang laki-laki diduga karena penyakit jantung di Warung Finiza Desa Batu Gajah Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) pada Sabtu (24/7/2021) sekira pukul 10.25 WIB.

Plh Kapolres Inhu AKBP Johan Rivai SH, MH ketika dikonfirmasi melalui Ps Paur Humas Aipda Misran membenarkan adanya peristiwa tersebut, tepatnya di Warung Finiza RT. 006 RW. 002 Dusun II Desa Batu Gajah Kecamatan Pasir Penyu.

"Identitas orang tersebut adalah Sueb Jabarian (36) warga Jalan Brigjen Katamso RT 002 RW 002 Desa Air Molek 2 yang berprofesi sebagai sales kacang garuda," katanya.

Dipaparkan Misran, sekira pukul 10.20 WIB, korban datang ke Warung Finiza untuk order barang dari Produk Kacang Garuda yang beralamat di Air Molek, kepada Pemilik Warung Buk Zul Irfah. Lalu pemilik warung bertanya sales apa, dijawab oleh Korban bahwa dirinya adalah sales Kacang Garuda kepada pemilik warung.

Selanjutnya pemilik warung mengecek barang jualannya apakah masih ada apa tidak barang yang akan mau dibeli, namun tak lama kemudian pemilik warung sempat melihat korban mulai duduk di kursi dan terlihat lemas.

"Seketika korban langsung terbaring (tergeletak) tidak sadarkan diri di lantai warung Finiza," sambungnya.

Lalu saksi (pemilik warung) menghubungi suaminya dan berteriak minta tolong kepada warga sekitar, kebetulan suami pemilik warung tidak berada dirumah dan lagi berada di kebun.

"Mendengar hal tersebut dengan segera suami pemilik warung datang ke warung dan melihat ada sales yang terbaring (tergeletak)," terang Misran.

Kemudian suami pemilik warung menelfon Bahbinkamtibmas Desa Batu Gajah Bripka Ripal Indrawata SH, MH dan Kades serta Perangkat Desa, selanjutnya Bahbinkamtibmas Desa Batu Gajah dan masyarakat sekitar datang untuk melakukan pertolongan.Tak lama kemudian sekira pukul 10.45 WIB Ambulance Puskesmas Air Molek tiba di lokasi kejadian, korban dilarikan ke Puskesmas Air Molek untuk dilakukan pemeriksaan.

Lalu dilakukan pemeriksaan, dan pada tubuh bagian luar korban tidak ditemukan tanda tanda kekerasan dan setelah dilakukan rapid Anti Gen hasilnya Non Reaktif (Negatif).

"Setelah pihak keluarga korban datang dan ketika itu menolak untuk dilakukan otopsi dikarenakan keluarga mengetahui bahwa korban mempunyai riwayat penyakit jantung," sambungnya.

Selanjutnya korban dibawa pulang oleh keluarga dan diantarkan dengan Mobil Ambulance Puskesmas Air Molek ke rumah duka yang berada di Jalan Brigjen Katamso Desa Air Molek 2.***