INHU - Banjir yang melanda di LBJ, tepatnya Desa Pondok Gelugur semakin mengkhawatirkan. Bahkan banyak mobil yang tidak berani menyeberang banjir itu karena takut mogok.
Terpantau RiauKarya.com Rabu malam sekira pukul 22:00 WIB, ada 4 mobil yang tidak bisa melintas karena air begitu pasang, namun tak sedikit juga yang nekat menyeberang.
Iwan (50) saat dikonfirmasi awak media mengatakan, "Saya sudah 1 jam lebih di sini menunggu air surut."
Saat ditanya kenapa tidak berani menyeberang, Iwan menjawab, "Mobil saya muatan pasir dan radiatornya di bawah, jadi takut masuk air, biar saya tunggu sampai air surut."
Senada dengan Iwan, Imam (45) yang juga sopir truk juga mengatakan keluhannya, "Setiap musim hujan selalu seperti ini, kapanlah pemerintah setempat memperhatikan dan mencari solusi agar banjir setidaknya sedikit teratasi," keluh Imam kepada wartawan.
Melihat banjir yang terjadi, Babinsa Desa Pondok Gelugur, Praka Agus Purba, mengontrol ke lokasi banjir.
"Saya ditelepon rekan saya yang mengatakan bahwa di desa tempat saya bekerja banjir, langsung saya kroscek ke lapangan guna memastikan kondisi warga yang ada di sekitar banjir," ucap Purba kepada wartawan.
Semoga problem banjir di LBJ dapat cepat teratasi. Tentunya hal ini perlu perhatian dan kerja sama dari berbagai pihak.