DUMAI - Tempat wisata Kota Dumai sangat memprihatinkan seperti wisata Pantai Purnama Kecamatan Dumai Barat, apabila pasang naik tempat wisata tersebut terendam banjir, dengan tergenangnya banjir tersebut membuat warung-warung tempat bersantai jadi becek. "Hal inilah yang membuat pengunjung pantai purnama menjadi sepi, seperti yang bapak saksikan," ungkap Leni salah satu pengusaha warung di Pantai Purnama kepada awak media ini pada Jumat, (12/03).
Pengurus pantai wisata yang berada di sepanjang pantai terbentang seperti Pantai Panorama, Pantai Pulai bungkuk, Pantai Bahtera, Pantai Aulia, Pantai Koneng dan lain-lain enggan memberi keterangan karena menurut mereka pantai tersebut mereka kelola hanya sebagai hiburan buat masyarakat yang sulit mencari tempat santai bersama keluarga.
Walaupun demikian tempat wisata Kota Dumai merupakan ikon bagi warga tempatan dan juga bagi warga masyarakat Riau khususnya. Ahmad warga asli Melayu purnama ini mengharapkan hendaknya Pemerintah Kota Dumai peduli terhadap segala kekurangan fasilitas tempat-tempat wisata yang ada.
Menurut Ahmad, Pemerintah juga harus berpikir bagaimana caranya agar pengunjung wisata Kota Dumai mudah berkunjung ke makam putri tujuh yang sekarang ini dikelilingi pabrik minyak Pertamina dumai.
Kalau tidak diambil solusi untuk kemudahan para pengunjung wisata ke Dumai seperti negeri Jiran Malaysia, Singapura dan pengunjung seputar Riau dari Rokan Hilir, Rokan Hulu, Siak dan lainnya maka nilai-nilai bersejarah atau legenda Dumai cuma tinggal nama.
Betapa banyak tempat wisata Kota Dumai menjadi mati dan tak terurus misalnya Danau Buatan di Bukit Jin, tempat legenda makam batu beranak, makam tuan Syeh Maulana Ibrohim di Bansal Aceh dan lain sebagainya.
"Hendaklah ini kita lestarikan sebagai khasanah budaya Melayu itu sendiri, kalau tidak kita, siapa lagi kalau tidak sekarang kapan lagi," ulas Ahmad mewakili kawan kawannya yang lagi bergotong royong membersihkan tali air yang tersumbat.
Ketika dikonfirmasikan kepada Dinas prawisata kota Dumai, Haji Samsudin di ruang kerjanya mengatakan, kita sangat peduli terhadap tempat tempat wisata Kota Dumai, apalagi Dumai sebagai khasanah bumi Melayu.
"Makanya kita buat pelatihan-pelatihan, seminar tentang wisata sehingga pelaku wisata baik bersifat organisasi wisata mau pun LSM dan pemuda tempatan dapat memiliki pengetahuan untuk membangun dan melestarikan tempat wisata yang ada di kota Dumai, kita berharap tamu-tamu para pengunjung wisata atau yang berurusan di Kota Dumai ini dapat nyaman dan aman. (Samsul hilal)