Dongkrak Dana Pusat: OPD, Kecamatan, dan Puskesmas di Rohil Wajib Ada Inovasi

Selasa, 14 April 2026 | 23:35:37 WIB
Baperida Kabupaten Rohil melaksanakan Rakor dan Evaluasi Inovasi Daerah Tahun 2026, pada Selasa (14/4) di Aula Kantor Baperida Rohil, Jalan Lintas Pesisir Sungai Rokan, Bagansiapiapi. (Riaukarya.com)

BAGANSIAPIAPI - Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Inovasi Daerah Tahun 2026, pada Selasa (14/4) di Aula Kantor Baperida Rohil, Jalan Lintas Pesisir Sungai Rokan, Bagansiapiapi.

Rakor dan Evaluasi Inovasi Daerah tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Rohil, H. Fauzi Efrizal, S.Sos, M.Si, dan dihadiri perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, serta puskesmas.

Pada kesempatan itu, Kepala Bidang (Kabid) Riset dan Inovasi Daerah Baperida Rohil, Delta Norantika, SE, MM berharap untuk kedepannya Rohil jangan lagi mendapat predikat disclaimer, karena dari inovasi ini nanti, dapat menunjang nama daerah, kepala daerah, dan wakil kepala daerah.

"Untuk kedepannya kita berharap ada perubahan, ada kemajuan untuk Rohil. Setiap OPD, kecamatan, puskesmas, ada inovasi yang nanti akan mendongkrak uang dari pusat untuk ke daerah. Jadi inovasi ini sebagai pertimbangan," ujar Delta. 

Sebenarnya sebut Delta, setiap OPD itu ditekankan wajib ada inovasi. Jadi hari ini baru tahap awal, tapi kemudian nanti, Eselon II dan Eselon III itu wajib ada inovasinya masing-masing.

"Untuk penekanan inovasi ini juga berkaitan dengan kondisi keuangan kita yang sekarang terbatas. Kita harapkan dengan inovasi yang dimiliki, akan jadi pertimbangan dari pusat untuk penambahan dana nanti kedepannya melalui Baperida," ucap Delta.

Selain inovasi, sambungnya, saat ini Rohil juga memiliki potensi untuk riset. Nanti sebelum dilakukan pembangunan infrastruktur atau lainnya, maka dilakukan riset terlebih dahulu. Dari hasil riset ini, maka akan ditemukan inovasinya. 

"Mungkin saat ini kita tidak ada tenaga ahli khusus, tapi nanti kita bakal menggait dari BRIN yang ditunjuk untuk riset, atau kita kerjasama dengan kabupaten/kota yang sudah ada jabatan fungsionalnya," tuturnya.

Delta juga menerangkan, saat ini untuk berinovasi diutamakan bagi OPD, kecamatan, dan puskesmas yang biasanya mendapatkan kucuran dana dari pusat. Pada hari ini, ada empat OPD yang menerima penghargaan sangat inovatif dari Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN). 

Empat OPD tersebut terdiri dari Sekretariat Daerah (Setda) Rohil diperingkat satu, kemudian Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) diperingkat dua, yang ketiga ada Baperida, dan harapan satu Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiks). 

Sementara tambah Delta, dari kecamatan belum ada yang menerima penghargaan ini, namun dari puskesmas sudah ada dua, yaitu Puskesmas Bagan Batu dan Puskesmas Balai Jaya. "Penerima penghargaan ini yang memperoleh nilai 70 keatas. Kedepannya, kami berharap bisa lebih meningkat lagi," pungkasnya. (rif)

Tags

Terkini