BAGANSIAPIAPI – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menggelar seleksi parade dan kesehatan bagi calon anggota Paskibraka tahun 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Kesbangpol Rohil ini diikuti oleh 78 peserta dari berbagai sekolah di wilayah Rayon I (Kecamatan Bangko, Kubu, Kuba, Sinaboi, Palika, dan Pekaitan).
Kepala Badan (Kaban) Kesbangpol Rohil, Indra Gunawan, S.E., M.H., menyampaikan bahwa seleksi tahun ini menjadi sangat spesial karena Rokan Hilir terpilih sebagai role model Paskibraka Indonesia tahun 2026 oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
"Hari ini kita fokus pada seleksi parade, posturisasi, dan kesehatan. Karena kita menjadi role model, standar tinggi badan diperketat sesuai ketetapan BPIP, yakni minimal 170 cm untuk putra dan 165 cm untuk putri," ujar Indra Gunawan, Kamis (9/4).
Indra menjelaskan, pemeriksaan kesehatan dilakukan secara mendetail, mencakup pemeriksaan paru-paru, organ dalam, hingga pengecekan varises. Hal ini penting untuk memastikan stamina peserta kuat saat masa karantina nanti.
Setelah tahap ini, peserta akan menghadapi tiga tahapan lagi pada minggu depan, yaitu tes samapta fisik (lari, push up, sit up), tes Peraturan Baris Berbaris (PBB), serta tes wawancara dan bakat.
"Tahun ini Rohil akan menerima 36 anggota (21 putra dan 15 putri). Dari jumlah tersebut, dua pasang terbaik akan dikirim ke tingkat provinsi. Target kita tahun ini Rohil harus tembus ke tingkat nasional," tegasnya.
Seluruh hasil seleksi dapat dipantau langsung oleh peserta melalui aplikasi Transparansi Paskibraka BPIP. Nantinya, mereka yang terpilih secara otomatis akan dibina menjadi Duta Pancasila di bawah naungan Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Rohil.
Antusiasme Peserta
Salah satu peserta, Humaira dari SMAN 2 Bangko, mengaku telah mempersiapkan diri sejak SMP dengan menjaga pola makan dan rutin berlatih PBB. "Jika terpilih, ini akan menjadi kebanggaan besar bagi saya," ungkapnya.
Senada dengan Humaira, Arizal Maulana dari MAN 1 Rokan Hilir juga bekerja keras melakukan latihan fisik intensif. "Saya rutin lari dan push up untuk mencapai berat badan ideal. Saya ingin membanggakan orang tua dan sekolah, apalagi sekolah kami sudah beberapa tahun absen mengirimkan perwakilan," kata Arizal.
Turut hadir dalam pemantauan seleksi tersebut Aipda Jufrimun, S.H., selaku tim pelatih dari unsur kepolisian yang memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai standar prosedur fisik yang ditetapkan. (rif)