PMI Rohul Resmi Jalankan Program Donor Berkala, Libatkan Seluruh OPD

Senin, 06 April 2026 | 13:45:12 WIB

ROHUL - Ketersediaan stok darah pasca bulan suci Ramadan menjadi perhatian serius di Kabupaten Rokan Hulu. Minimnya aktivitas donor selama masa puasa menyebabkan persediaan darah di Palang Merah Indonesia (PMI) mengalami penurunan drastis, bahkan sempat berada di titik kritis.

Kondisi ini mendorong PMI untuk bergerak cepat dengan menggandeng Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) guna memastikan ketersediaan darah tetap terjaga secara berkelanjutan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung PMI Rokan Hulu, Senin (6/4/2026), dan dihadiri Ketua PMI dr. Yeni Dwi Putri Anton, Asisten I Setda Rohul H. Sofyan, jajaran pengurus PMI, para kepala OPD, Sekretariat DPRD, serta masyarakat yang turut ambil bagian dalam aksi kemanusiaan ini.

Ketua PMI Rohul, dr. Yeni Dwi Putri Anton, menegaskan bahwa kegiatan donor darah ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah nyata untuk menjawab kebutuhan darah masyarakat. Ia mengungkapkan bahwa selama Ramadan, aktivitas donor nyaris terhenti, sehingga stok darah sempat menipis hingga hampir habis.

“Stok darah kita saat ini memang sudah mulai terisi, sekitar seribu kantong, namun jumlah tersebut masih belum mencukupi untuk kebutuhan jangka panjang,” ujarnya saat diwawancarai awak media, didampingi Sekretaris PMI Rokan Hulu.

Menurutnya, kerja sama dengan OPD menjadi strategi penting dalam menjaga stabilitas stok darah. Melalui MoU tersebut, PMI akan menggelar kegiatan donor darah secara rutin di masing-masing OPD dengan membuka gerai-gerai donor secara berkala.

“Ke depan, kami akan turun langsung ke OPD-OPD untuk melaksanakan donor darah terjadwal. Ini langkah konkret agar stok darah tetap stabil dan tidak lagi mengalami kekosongan seperti sebelumnya,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, PMI menargetkan penandatanganan MoU dengan 30 OPD. Namun hingga pelaksanaan berlangsung, baru sekitar 19 OPD yang berpartisipasi. Meski demikian, PMI tetap optimistis jumlah tersebut akan terus bertambah seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya donor darah.

Sinergi antara PMI dan OPD ini diharapkan mampu menjamin ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menumbuhkan budaya donor darah sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan bentuk kepedulian sosial di tengah masyarakat.***

Terkini