BAGANSIAPIAPI – Direktur Utama BUMD PT Sarana Pembangunan Rokan Hilir (SPRH), Yusuf Muji Sutrisno, ST, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas tutupnya operasional SPBU Batu Empat di tengah momen Lebaran.
Yusuf mengungkapkan bahwa penyebab utama terhentinya operasional adalah masalah finansial internal. Berdasarkan temuan Direktur Keuangan, modal kerja yang seharusnya diputar untuk pembelian BBM justru digunakan untuk keperluan lain. Hal ini menyebabkan saldo perusahaan tidak cukup untuk melakukan pemesanan (DO) stok BBM selanjutnya.
"Kami memohon maaf kepada masyarakat Rohil karena pelayanan terganggu saat menjelang dan sesudah Lebaran," ujar Yusuf, Senin (30/3/2026).
Menanggapi krisis tersebut, Yusuf menegaskan pihaknya telah mengambil langkah tegas pasca dipanggil oleh Bupati Rokan Hilir.
"Langkah cepat dilakukan oleh Pak Bupati dengan memanggil kami dan beberapa OPD agar SPBU segera beroperasi kembali. Melalui arahan Bupati, mudah-mudahan dalam satu hari ke depan SPBU sudah buka lagi," terangnya.
Selain masalah modal, manajemen PT SPRH juga melakukan evaluasi operasional berdasarkan hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi B DPRD Rohil. Salah satu poin pentingnya adalah efisiensi beban gaji melalui pengurangan jumlah karyawan.
Yusuf juga telah meminta manajer lama untuk segera menyerahkan laporan cash opname (audit kas) kepada direksi dan Bupati guna mempertanggungjawabkan penggunaan dana tersebut.
"Setelah ini, kami akan berdiskusi dengan kelompok nelayan untuk pelayanan masyarakat, lalu akan diputuskan dalam rapat direksi dan komisaris untuk dijalankan besok pagi," pungkas Yusuf. (rif)