INHU – Sebagai wujud sinergi dalam upaya pengamanan dan penyelamatan aset negara, Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hulu (Inhu) menyerahkan kembali aset tanah seluas 25 hektare milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu yang berada di Desa Rimba Seminai, Kecamatan Rakit Kulim, Kamis (12/03/2026).
Aset tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kejari Inhu, Dr. Ratih Andrawina Suminar, S.H., M.H., kepada Bupati Indragiri Hulu Ade Agus Hartanto, S.Sos., M.Si., dalam sebuah kegiatan resmi yang berlangsung di Gedung Kejaksaan Negeri Indragiri Hulu.
Pengembalian aset ini merupakan hasil dari penyelesaian perkara tindak pidana korupsi yang ditangani oleh Bidang Tindak Pidana Khusus Kejari Inhu. Selain menyerahkan aset fisik berupa lahan beserta dokumen pendukungnya, pihak kejaksaan juga memberikan pendapat hukum (legal opinion) kepada Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu.
Pendapat hukum tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam memperbaiki tata kelola aset, melakukan penertiban administrasi, serta memperkuat pengamanan barang milik daerah agar ke depan tidak menimbulkan permasalahan hukum.
Bupati Inhu Ade Agus Hartanto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kejari Inhu atas dukungan serta kerja sama yang telah diberikan dalam membantu menyelamatkan aset milik pemerintah daerah.
“Aset ini tentu sangat penting bagi daerah. Kami mengapresiasi langkah Kejari Inhu yang telah membantu mengamankan dan mengembalikan aset pemerintah. Ke depan, aset ini akan dikelola secara optimal untuk mendukung pembangunan daerah serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Bupati.
Sebagai bentuk penghargaan atas dukungan tersebut, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu juga menyerahkan piagam penghargaan kepada Kejaksaan Negeri Inhu atas kontribusi dan kerja sama di bidang hukum, khususnya dalam upaya penyelamatan aset daerah.
Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Inhu Zulfahmi Adrian, Asisten Administrasi Umum Riswidiantoro, Plt. Kepala BPKAD Ria Herlina, serta Kepala Bagian Hukum Tri Joni. Acara berlangsung dalam suasana penuh sinergi dan komitmen bersama untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.