BAGANSIAPIAPI – Kondisi infrastruktur di lingkungan pendidikan kembali menjadi sorotan. Proyek pengecoran halaman di SMP Muhammadiyah, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) dilaporkan mengalami kerusakan meski pengerjaannya baru selesai kurang dari dua bulan lalu.

Berdasarkan pantauan di lokasi, hasil pengecoran terlihat tidak merata dan permukaannya sangat tipis di beberapa titik. Selain itu, material aspal yang digunakan diduga berkualitas rendah karena teksturnya yang lunak dan tidak mengeras dengan sempurna. Akibatnya, lapisan atas halaman kini mulai mengelupas dan menyisakan kerikil yang berserakan.
Pihak sekolah menyayangkan kondisi ini mengingat proyek tersebut masih sangat baru. "Belum ada dua bulan selesai, tapi kondisinya sudah hancur. Aspalnya kurang keras dan pengerjaannya tampak asal-asalan karena tebal tipisnya tidak sama," ujar salah satu staf sekolah yang enggan disebutkan namanya, Kamis (15/1/2025).
Kondisi halaman yang mengelupas ini dikhawatirkan dapat membahayakan siswa saat melakukan aktivitas olahraga atau upacara bendera. Kerikil yang terlepas membuat permukaan jalan menjadi licin dan rawan menyebabkan siswa terjatuh.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kontraktor maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab buruknya kualitas pengerjaan tersebut. Pihak sekolah berharap ada tindakan cepat untuk perbaikan ulang agar fasilitas pendidikan tersebut dapat digunakan dengan layak dan aman. (rif)