ROHIL - Kepenghuluan Bagan Jawa, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) melaksanakan Musyawarah Kepenghuluan Khusus (Muskepsus) untuk persetujuan dukungan pengembalian pinjaman Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Rabu (29/10/2025) di Aula Kantor Kepenghuluan Bagan Jawa.
Muskepsus itu dihadiri Pj Penghulu Bagan Jawa Syahruddin, jajaran Pengurus KDMP yang Diketuai Hermanto, Pengawas KDMP Ibrahim, para Pendamping KDMP, Kabid Kelembagaan Diskop UMKM Rohil Rahmayani SSos, Bhabinkamtibmas Bagan Jawa Ardi, Ketua BPKep, serta para Ketua RT dan RW untuk mewakili masyarakat.
Muskepsus tersebut juga menghadirkan dua narasumber, pertama Yenni Widiastuti SP MSi selaku Pengawas Koperasi dari Dinas Koperasi dan UMKM Rohil, kedua Muhammad Ridho SPd MPd selaku Bisnis Asisten Koperasi untuk Kecamatan Bangko dari Kementerian Koperasi.

Pj Penghulu Bagan Jawa Syahruddin mengungkapkan, bahwa penyampaian narasumber dalam Muskepsus sudah menjawab untuk masyarakat dalam meningkatkan ekonomi kepenghuluan.
"Kedepan kami semua perangkat kepenghuluan akan bekerja keras mensukseskan KDMP ini sebagai Pendapatan Asli Desa (PAD)," sebutnya.
Dapat terlaksananya Muskepsus itu, diungkapkan Ketua KDMP Hermanto, berkat dukungan Pj Penghulu Bagan Jawa Syahruddin.
Ia memberikan apresiasi kepada Pj Penghulu Bagan Jawa yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut. Dukungan penuh juga sudah diberikan Pj Penghulu kepada KDMP dalam jaminan 30 persen pengembalian dari dana desa bila nanti selama berproses ada kendala ataupun macet selama KDMP Bagan Jawa berjalan.
"Kami juga berterimakasih kepada narasumber yang telah hadir dalam acara ini, termasuk PNO dan Bisnis Asisten Kecamatan Bangko lainnya yaitu Ibu Nur Azmi dan Ibu Rezi. Mereka ini yang mendampingi KDMP di kelurahan dan kepenghuluan di Kecamatan Bangko. Maju mundurnya KDMP tumpuan harapan ada di mereka," ucapnya.
Saat ini, sambung Pengawas Koperasi dari Diskop UMKM Rohil, Yenni Widiastuti SP MSi, bahwa KDMP sudah berdiri untuk Bagan Jawa.
Untuk itu dia menghimbau masyarakat Bagan Jawa untuk bergabung menjadi anggota KDMP, mensukseskan program Presiden Prabowo dan program Bupati H Bistamam bersama Wakil Bupati Jhony Charles.
"Dimana keuntungan yang akan kita dapatkan bergabung di KDMP, apapun nantinya usaha yang akan dijalankan oleh pengurus KDMP khususnya sembako ataukah nanti gerai pupuk serta gerai lainnya yang berjumlah tujuh usaha tersebut, akan mendapatkan manfaat daripada anggota KDMP Bagan Jawa," ujarnya.
Sekarang ini, terang Yenni, diusahakan dulu untuk gerai sembako KDMP. Setelah ini sudah berjalan, baru akan diusahakan untuk gerai simpan pinjam.
Untuk pembangunan kantor KDMP, ditambahkan Muhammad Ridho SPd MPd selaku Bisnis Asisten koperasi untuk wilayah Bangko dari Kementerian Koperasi, akan bekerjasama dengan PT Agrinas.
Kemudian sebutnya, yang akan membersamai pembangunan ini adalah aparat dari TNI yaitu Korem, Kodim dan sebagainya. Hari ini ada angin segar yang perlu diketahui, bahwa aparat desa harus bersinergi dan bekerjasama dengan Ketua KDMP agar mendata tanah yang akan dibangun KDMP, serta menyediakan surat sertifikat tanah maupun SKGR sehingga nanti percepatan pembangunan bisa terealisasi.
"Untuk masyarakat hari ini mereka antusias hadir yang diwakili oleh setiap RT. Kami juga memberikan penjelasan kepada setiap RT bahwa KDMP ini adalah "koperasi karpet merah." Ada angin segar, dahulu koperasi konvensional kita membangunkan tempat sendiri, mencari dana sendiri. Akan tetapi KDMP program Bapak Prabowo ini, kita disupport dari segi dana dan pembangunan, bahkan Pak Prabowo Presiden kita akan membangun gedung KDMP ini sebanyak 80 ribu titik," terangnya.
Ia berharap agar masyarakat antusias supaya KDMP di Kepenghuluan Bagan Jawa bisa besar, dan bisa bekerjasama baik Ketua KDMP maupun aparat kepenghuluan serta masyarakat.
Ridho juga memaparkan, sesuai instruksi kementerian, gedung KDMP boleh dibangun di tanah aset desa, aset Pemda maupun aset kementerian. Aset ini boleh dipilih.
Akan tetapi terang dia, alangkah baiknya supaya memudahkan dalam administrasi, lebih baik aset kepenghuluan, karena pucuk tertinggi di wilayah kepenghuluan adalah penghulu, sehingga administrasi itu tidak perlu lagi sampai ke camat atau sampai ke bupati dan wakil bupati.
"Ini supaya percepatan KDMP bisa direalisasikan dan pembangunan di Bagan Jawa bisa cepat," tuturnya.
Dipaparkannya lagi, didalam gedung KDMP yang akan dibangun terdapat tujuh komponen yakni ada gerai sembako, apotik, kantor KDMP, klinik dan lainnya. Jadi sistemnya seperti market-market yang lain.
"Ini akan di desain supaya masyarakat itu ekonominya bisa tumbuh tinggi dan tingkat kemiskinan semakin menurun. Mudahan-mudahan kita di Kecamatan Bangko khususnya dan umumnya di Kabupaten Rohil bisa mendata tanah itu secepat mungkin sehingga pembangunan itu bisa direalisasikan dengan cepat," pungkasnya.
Meskipun bangunan belum ada, lanjut dia, koperasi bisa dibuka menggunakan bangunan yang ada contohnya bisa sewa, pinjam dan memakai gedung-gedung milik kepenghuluan. Jika menggunakan bangunan sewa, nanti bisa dibayar dengan dana operasional koperasi.
Untuk anggaran koperasi ini, terangnya lagi, regulasinya harus ada persetujuan berdasarkan peraturan dari Kementerian Desa, itu ada 30 persen dari dana desa menjadi jaminan untuk mengajukan pembiayaan di Bank Himbara. Anggarannya dimulai pada tahun ini dan mudah-mudahan terwujud secepatnya. (rif)