JAKARTA, Riaukarya.com - Fenomena menarik kembali terjadi di dunia musik Melayu. Lagu “Pacar Selingan” milik penyanyi asal Riau, Andrigo, kembali mencuri perhatian publik dan viral di Malaysia. Meskipun sudah dirilis bertahun-tahun lalu, lagu ini seolah menolak untuk dilupakan. Popularitasnya justru kian melejit seiring tren media sosial yang terus bergulir. Tak heran bila banyak warganet menyebut lagu ini sebagai “Pacar Selingan Evergreen”, sebuah julukan yang layak disematkan bagi karya yang tak lekang oleh waktu.
Dalam beberapa pekan terakhir, platform TikTok menjadi saksi bagaimana lagu Pacar Selingan kembali menanjak di puncak popularitas. Akun resmi @AndrigoPS ramai diserbu netizen, terutama dari Malaysia. Banyak pengguna membuat video dengan latar suara lagu ini, baik untuk konten hiburan, curahan hati, hingga video parodi. Fenomena ini mengulang kembali masa kejayaan lagu tersebut pada tahun-tahun awal perilisannya.
“Iya, terima kasih Allah. Terima kasih untuk semua yang terlibat dalam lagu ini tentu Mas Yogie sebagai pencipta lagu, Pak Rahayu Produsernya, dan seluruh keluarga besar NAGASWARA,” ungkap Andrigo saat dihubungi media dengan nada penuh syukur.
Penyanyi berdarah Melayu ini tak menyangka magnet lagu tersebut masih begitu kuat. Baginya, Pacar Selingan bukan sekadar lagu, melainkan warisan rasa dan kisah universal yang bisa dirasakan lintas generasi dan negara.
“Iya, Pacar Selingan ini memang anugerah. Beberapa minggu ini banyak banget yang pakai sound-nya, dan itu kebanyakan dari Malaysia. Saya sendiri sampai kaget lihat antusiasnya,” ujar Andrigo sambil tersenyum.
Menurut Andrigo, daya tarik Pacar Selingan terletak pada kesederhanaan lirik dan kedalaman maknanya. Lagu ini menggambarkan kisah cinta yang tidak sempurna tentang seseorang yang menjadi “pacar selingan”, namun tetap menyimpan rasa tulus di tengah situasi yang rumit.
“Mungkin karena liriknya masih relate, ya. Banyak orang yang merasa lagu ini mewakili kisah hidup mereka. Entah itu tentang cinta segitiga, hubungan yang tak bisa bersatu, atau kenangan masa lalu yang belum selesai,” jelasnya.
Secara data, lagu Pacar Selingan memang menunjukkan performa digital yang luar biasa. Hingga saat ini, video musiknya di YouTube telah ditonton lebih dari 10 juta kali, sementara versi di YouTube Music tembus 11 juta kali tonton. Belum lagi di berbagai platform musik digital seperti Spotify, Joox, dan Apple Music, lagu ini masih terus diputar oleh pendengar dari Indonesia, Malaysia, Brunei, dan Singapura.
“Ini bukti kalau musik Melayu itu punya roh sendiri. Kadang kita nggak tahu kenapa, tapi lagu seperti Pacar Selingan punya umur panjang karena dia lahir dari hati,” tambah Andrigo.
Penyanyi yang dikenal konsisten mengusung musik Melayu modern ini memang kerap menjadi wajah kebanggaan Indonesia di kancah musik serumpun. Andrigo berharap kebangkitan kembali lagu Pacar Selingan ini bisa membuka pintu baru bagi musisi Indonesia untuk lebih banyak menembus pasar Malaysia.
“Saya bersyukur lagu ini bisa diterima di sana. Semoga ini juga jadi jalan silaturahmi antara pecinta musik Indonesia dan Malaysia. Mohon doanya aja,” tutupnya.
Tak hanya di dunia maya, sejumlah stasiun radio di Malaysia juga kembali memutar lagu Pacar Selingan setelah melihat tren viral di TikTok. Bahkan beberapa penyanyi cover asal negeri jiran turut membawakan ulang lagu tersebut dalam versi mereka masing-masing. Fenomena ini menandakan bahwa karya Andrigo telah melampaui batas waktu dan geografi menjadi bagian dari perjalanan musik Melayu modern yang tak pernah usai.(*)