NATUNA (riaukarya.com) - PDAM Tirta Nusa Natuna, telah melakukan rapat tim percepatan pendapatan untuk mengatasi masalah keuangan dan infrastruktur yang telah berlangsung lama.
Ketua Tim, Herlan, menjelaskan bahwa permasalahan ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk musim kemarau yang menyebabkan sistem bergilir dan mengurangi pendapatan perusahaan.
Herlan menyebutkan beberapa kendala infrastruktur yang dihadapi PDAM Tirta Nusa, antara lain, pipa yang digunakan masih lama dan tanpa penyaring, menyebabkan pipa tersumbat dan mempengaruhi pasokan air, perbaikan pipa yang memakan waktu lama dan sering mengalami kerusakan yang sama.
"Hasil pada rapat kemaren antara lain pengecekan pelanggan seperti laundry, depot air isi ulang, rumah makan, dan cucian mobil, pengecekan ulang pelanggan yang tidak aktif dan memastikan tidak memakai air PDAM dan pendataan pelanggan Niaga Besar dan Niaga Kecil," papar Herlan.
Sementara Direktur PDAM Natuna, Zaharuddin, ketika dijumpai di ruang kerjanya, Jalan Batu Hitam, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Kepri, Zaharuddin, menyebutkan, menyatakan bahwa permasalahan ini bukan hanya kesalahan manajemen saat ini, melainkan warisan masalah lama yang sudah berlangsung lama.
"Upaya penyelesaian terus kami lakukan untuk meningkatkan kualitas terbaik layanan PDAM Tirta Nusa untuk seluruh pelanggan kami," kata Zaharuddin, singkat. Jumat (17/10/2025) sore. (Zani)