ROHUL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu bersama BPJS Ketenagakerjaan menggelar rapat diseminasi, pendataan, monitoring, serta evaluasi pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan yang menyasar perangkat desa hingga lembaga kemasyarakatan desa, Rabu (1/10/2025).
Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual di ruang Vidcon Diskominfo Rokan Hulu dengan melibatkan perwakilan Kemendagri dan BPJS Ketenagakerjaan pusat. Langkah ini menjadi bukti sinergi pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam memperluas cakupan perlindungan sosial ketenagakerjaan.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Rokan Hulu, Saut Muda Tua Napitu, menyampaikan bahwa fokus utama rapat adalah memperluas kepesertaan jaminan sosial tenaga kerja hingga ke tingkat desa. Menurutnya, seluruh perangkat desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di 139 desa sudah 100 persen terdaftar. Namun, sejumlah kelompok masyarakat desa seperti RT, RW, kader PKK, kader posyandu, karang taruna, linmas, serta LPM masih perlu mendapatkan perlindungan.
"Rapat ini merupakan evaluasi bersama Kemendagri dan BPJS Ketenagakerjaan pusat. Kita ingin memastikan masyarakat desa tidak hanya terbatas pada perangkat desa dan BPD saja yang terlindungi. Harapannya, ke depan tercapai universal coverage jaminan sosial tenaga kerja," jelas Saut.
Ia menambahkan, pencapaian kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bukan hanya menyangkut perlindungan pekerja, melainkan juga indikator pembangunan daerah. Saat ini, tingkat kepesertaan menjadi salah satu ukuran kinerja pemerintah daerah.
Sementara itu, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Drs. H. Ibnu Ulya, M.Si, mewakili Bupati Rokan Hulu, menegaskan komitmen Pemkab Rohul dalam mendukung program ini. Ia menekankan pentingnya sinergi antara perangkat desa dan lembaga kemasyarakatan agar seluruh masyarakat desa dapat terlindungi.
"Pemkab Rokan Hulu berkomitmen penuh mendukung perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Perlindungan sosial bagi tenaga kerja adalah bentuk nyata hadirnya negara, sekaligus bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Dengan kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan, Kemendagri, dan Pemkab Rohul, diharapkan target universal coverage segera tercapai sehingga seluruh masyarakat desa di Rokan Hulu memperoleh perlindungan sosial yang menyeluruh.***