Musdes Titian Resak Ditekankan Berjalan Partisipatif dan Transparan

Rabu, 17 September 2025 | 16:51:31 WIB

INHU - Pemerintah Desa Titian Resak, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2026 pada hari Selasa (16/9/2025). Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa dan dihadiri berbagai unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat.

Musdes ini menjadi salah satu tahapan penting dalam siklus perencanaan pembangunan desa yang melibatkan partisipasi aktif warga dan para pemangku kepentingan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Seberida Agus Rianto, Kasi Pemerintahan dan Pembangunan Kecamatan, Pendamping Desa, serta seluruh unsur Perangkat Desa Titian Resak.

Dalam arahannya, Camat Seberida Agus Rianto menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Titian Resak atas pelaksanaan Musdes yang terbuka dan melibatkan berbagai elemen masyarakat. Ia menyebut bahwa Musdes merupakan cerminan dari proses perencanaan yang demokratis dan transparan.

"Musdes bukan hanya rutinitas tahunan, tetapi pondasi dari arah pembangunan desa ke depan. Jika dilakukan dengan benar, ini bisa menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat," ujar Agus Rianto.

Ia juga mengimbau agar prioritas kegiatan yang disepakati benar-benar berdasarkan kebutuhan yang paling mendesak di lapangan.

Sementara itu, Kepala Desa Titian Resak, Sumanto ST, dalam sesi wawancara bersama wartawan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) menyampaikan harapannya agar seluruh aspirasi masyarakat dapat terakomodasi dalam RKPDes yang disusun tahun ini.

"Mudah-mudahan apa yang menjadi harapan masyarakat bisa terwujud, baik dari segi pembangunan maupun pemberdayaan manusianya, sehingga visi dan misi saya bisa tercapai," ujar Sumanto dengan penuh optimisme.

Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan fisik dan nonfisik. Menurutnya, selain membangun infrastruktur, pemerintah desa juga perlu fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program pendidikan, pelatihan, dan pengembangan ekonomi masyarakat.

Pendamping Desa yang hadir dalam Musdes turut memfasilitasi jalannya diskusi dan menyampaikan arahan teknis agar proses penyusunan RKPDes sesuai dengan regulasi dan pedoman perencanaan pembangunan desa. Mereka juga membantu perangkat desa dalam mengidentifikasi program prioritas berdasarkan hasil musyawarah dusun dan forum warga sebelumnya.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan hasil RKPDes tidak hanya aspiratif tetapi juga realistis dan terukur dalam pelaksanaannya di tahun 2026. Pendamping Desa juga mengingatkan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, BPD, dan masyarakat agar pelaksanaan program tidak mengalami hambatan di kemudian hari.

Kegiatan Musdes RKPDes Titian Resak berlangsung kondusif dan penuh antusias dari para peserta. Dalam forum tersebut, sejumlah usulan prioritas telah berhasil dirumuskan, mulai dari peningkatan infrastruktur jalan desa, pengembangan ekonomi produktif, hingga peningkatan kapasitas kader kesehatan dan pendidikan.

Seluruh hasil musyawarah ini akan dituangkan ke dalam dokumen RKPDes 2026 dan menjadi dasar penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun anggaran yang sama. Pemerintah Desa berharap, pelaksanaan program nanti benar-benar membawa dampak nyata bagi kesejahteraan warga Titian Resak.**

Terkini