Akibat Musim Hujan Petani Karet di Natuna Kini Terancam

Minggu, 14 September 2025 | 10:54:21 WIB
Kebun karet milik Nurizal. (fhoto;zani)

NATUNA (riaukarya.com) - Nasib petani karet kini kian terpuruk akibat musim penghujan membuat petani di Kabupaten Natuna, harus lebih bersabar.

Seperti penuturan salah seorang petani karet, di Desa Batu Gajah, Kecamatan Bunguran Timur, Nurizal (41), dirinya mengaku beberapa bulan belakangan ini sudah memasuki musim hujan.

“Di musim hujan seperti sekarang ini, kami tidak bisa menyadap (menoreh) pohon karet , jika dipaksa maka getahnya akan merembes kemana-mana, parahnya lagi kulit pohon mudah rusak bahkan tidak mengeluarkan getah, keluh Nurizal, Minggu (14/9/2025) pagi.

Tak hanya itu, menyadap karet di musim hujan seperti sekarang ini, tidak bisa lagi seperti hari biasanya. Karena semua batang karet akan basah. 

“Ya nampaknya, harus lebih bersabar lagi, meski susah untuk mendapatkan getah karet kami tak kan menyerah, karena cuma nyadap karet bisa untuk membiayai sekolah anak," ucapnya sedikit lemah.

Di tempat terpisah ungkapan serupa juga disampaikan, Siti (45), salah seorang warga Bunguran Tengah, dirinya harus banting tulang membantu sang suami nyadap dan memberi pupuk kedalam wadah getah karet yang sudah ada.

“Semoga saja harga karet di musim hujan seperti sekarang ini bisa meningkat. Karena kalau tidak maka lengkaplah penderitaan, sudak karet murah mencarinya juga susah,” kata Siti, sembari tersenyum. (Zani)
 

Tags

Terkini