(Riaukarya.com) NATUNA - Mata memiliki beberapa fungsi penting, antara lain untuk melihat dan mengamati lingkungan sekitar.
Jika mata (penglihatan) terganggu maka akan sulit untuk berinteraksi. Baru-baru ini, warga Natuna, mulai diserang wabah Adenovirus yang mengakibatkan sakit mata.
Seperti yang dialami salah seorang warga Natuna, Doni, ketika ditanyai media ini mengaku sedang mengalami sakit mata, sejak satu minggu sebelumnya.
"Saya gak bawa berobat ke dokter, saya cuma kompres pakai air panas aja agar mata tidak lengket," kata Doni, melalui sambungan telepon, Rabu (10/9/2025) sore.
Ketika dikonfirmasi lebih lanjut Kepala Puskesmas (Kapus) Ranai, Nazri, juga mengaku dalam satu bulan terakhir ini ada peningkatan penyakit mata di wilayahnya.
"Ya pak, bulan Agustus sampai saat ini ada 65 kasus mata yang berkunjung ke fasilitas kesehatan kita di Kecamatan Bunguran Timur," kata Nazri, kepada awak media.
Nazri, juga menyebutkan salah satu virus yang menyebabkan sakit dibagian mata adalah jenis Adenovirus.
"Atau bisa jadi sakit mata disebabkan faktor iritasi seperti, debu, asap, zat kimia dan alergi," tambahnya pula.
Ia menjelaskan gejala sakit mata akibat virus tersebut, mata merah, gatal, berair, nyeri, sensasi seperti ada benda asing, penglihatan kabur dan sensitivitas terhadap cahaya terang.
Selain itu, mata bisa terasa bengkak, perih, mengeluarkan kotoran mata, atau bahkan muncul benjolan di kelopak mata, tergantung pada penyebab spesifiknya.
Saat ditanyai apakah penyakit ini menular?. Kata Nazri, sakit mata bisa menular jika disebabkan oleh virus atau bakteri, seperti konjungtivitis (mata merah).
Penularan terjadi melalui kontak langsung dengan cairan mata penderita, menyentuh benda yang terkontaminasi kuman lalu menyentuh mata sendiri, atau berbagi barang pribadi seperti handuk dan kosmetik.
"Tapi, kalau sakit mata karena alergi, cedera, atau mata kering tidak menular," katanya.
Untuk mencegah dari serangan virus tersebut Nazri, mengimbau kepada masyarakat agar selalu menjaga kebersihan tangan, mencuci tangan secara rutin dengan sabun dan air mengalir
Selain itu ada beberapa yang harus dihindari yaitu menggosok atau menyentuh mata secara langsung, terutama jika tangan belum bersih.
Untuk perawatan sakit mata ringan di rumah, bisa mengompres mata dengan kain basah hangat atau dingin, mengistirahatkan mata dengan aturan 20-20-20, membersihkan mata dengan kapas dan larutan saline, menggunakan tetes mata pelembap (air mata buatan), serta menghindari dari asap rokok dan polusi. (zani)