ROHUL – Pemerintah Desa Teluk Aur menggelar rangkaian kegiatan berupa Tebar Bibit Ikan, Gerakan Menanam Pohon, serta Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dipusatkan di kawasan Embung Desa Teluk Aur, Rabu (2/9/2025).
Acara ini dihadiri oleh Plt. Kadis DKPP Zulfikar, S.P. yang mewakili Bupati Rokan Hulu, Kadis Peternakan dan Perkebunan CH. Agung Nugroho, Camat Rambah Samo, Kapolsek Rambah Samo, Kepala Desa Teluk Aur Muslim, SH, Ketua MUI Kecamatan Rambah Samo, serta sejumlah tokoh masyarakat dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Plt. Kadis DKPP Zulfikar menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Bupati Rohul secara langsung di tengah masyarakat Teluk Aur. Namun, ia menegaskan bahwa Bupati sangat berkenan hadir dan mendukung penuh kegiatan ini.
"Kegiatan Gerakan Pangan Murah sudah kita mulai di tingkat kecamatan pada 30 Agustus 2025 kemarin. Hari ini Desa Teluk Aur menjadi desa pertama yang melaksanakan GPM di tingkat desa. Tujuannya untuk menstabilkan harga pangan sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok di masyarakat," ungkap Zulfikar.
Selain GPM, kegiatan juga dirangkai dengan penanaman pohon sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan dan ketersediaan oksigen, serta penebaran bibit ikan untuk mendukung ketahanan pangan berbasis protein hewani.
Kepala Desa Teluk Aur, Muslim, SH, dalam sambutannya menjelaskan bahwa Desa Teluk Aur memiliki embung yang dibangun pada tahun 2017 dengan dukungan pemerintah pusat. Embung tersebut kini dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari air bersih, budidaya ikan, hingga pengembangan pertanian.
"Embung ini merupakan salah satu dari 100 embung yang dibangun Kementerian PUPR di Indonesia pada tahun 2017, dan Alhamdulillah salah satunya ada di Desa Teluk Aur. Walau dananya terbatas, kami terus berupaya agar embung ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, termasuk untuk perikanan, sayuran, hingga sawah warga," ujar Muslim.
Ia juga menambahkan, melalui kegiatan GPM, masyarakat Desa Teluk Aur mendapatkan kesempatan membeli beras dengan harga lebih murah dari pasaran. "Ini bukan gratis, tapi kita bisa membeli dengan harga terjangkau sehingga sedikit banyak membantu masyarakat," katanya.
Kegiatan di Teluk Aur ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Kehadiran GPM disertai penanaman pohon dan penebaran bibit ikan dianggap sebagai langkah nyata pemerintah daerah dalam membantu masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.
Muslim berharap dinas terkait terus memberikan pendampingan agar potensi embung dan pertanian desa semakin berkembang. "Ke depan, kami ingin menjadikan embung Teluk Aur sebagai ikon desa, pusat budidaya ikan, dan sarana ketahanan pangan masyarakat," tutupnya.***