ROHUL - Sebagai bentuk kekecewaan terhadap kinerja sebagian anggota dewan yang dinilai belum konsisten menjalankan amanah rakyat.
Ratusan masyarakat Kabupaten Rokan Hulu yang tergabung dalam Aliansi Peduli Masyarakat Rokan Hulu menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Rohul, Senin (1/9/2025).
Massa datang membawa spanduk dan poster berisi tuntutan, sebagai bentuk kekecewaan terhadap kinerja sebagian anggota dewan yang dinilai belum konsisten menjalankan amanah rakyat.
Dalam orasinya, koordinator aksi Ramlan Lubis menegaskan ada enam poin utama yang menjadi tuntutan masyarakat. Salah satunya adalah desakan agar DPRD Rohul mempublikasikan secara resmi seluruh pendapatan dan fasilitas yang diterima anggota dewan selama masa jabatan. Menurutnya, transparansi ini penting agar publik mengetahui penggunaan uang rakyat yang dialokasikan untuk wakilnya.
Selain itu, massa juga menuntut komitmen penuh anggota DPRD dalam menghadiri rapat maupun sidang paripurna. Mereka menyoroti fenomena ketidakhadiran sejumlah anggota dalam agenda penting, yang dianggap merugikan masyarakat.
"Jika terbukti mangkir hingga dua kali dalam rapat penting, maka anggota tersebut harus siap direkomendasikan untuk Pergantian Antar Waktu (PAW)," tegas Ramlan
Massa juga meminta DPRD segera memproses PAW bagi anggota yang jarang hadir atau tersandung kasus hukum. Tidak hanya itu, mereka menekankan pentingnya publikasi transparan terhadap seluruh kegiatan DPRD, agar masyarakat bisa menilai langsung kinerja wakilnya.
Menyikapi aksi tersebut, Ketua DPRD Rohul Hj. Sumiartini, bersama 31 anggota DPRD lainnya hadir menyambut para demonstran. Ia mempersilakan perwakilan massa masuk ke ruang rapat untuk berdialog langsung.
“Kami menyambut baik aspirasi masyarakat. Semua masukan akan menjadi bahan evaluasi sekaligus pedoman bagi DPRD untuk bekerja lebih baik ke depan,” ujar Sumiartini.
Pertemuan antara massa aksi dengan pimpinan dewan berlangsung kondusif. DPRD berkomitmen menindaklanjuti setiap aspirasi yang disampaikan. Namun, masyarakat menegaskan agar hasil pertemuan itu tidak hanya berhenti pada janji, melainkan diwujudkan dalam tindakan nyata.
Aksi ini menjadi catatan penting bagi DPRD Rokan Hulu agar lebih transparan, disiplin, dan bertanggung jawab. Masyarakat berharap langkah tersebut menjadi awal perubahan menuju lembaga legislatif yang benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat.***