ROHUL – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Rokan Hulu menggelar Parenting Creative Activity Competition Menggambar dan Mewarnai, Rabu (20/8/2025). Kegiatan yang diikuti ratusan anak TK dari berbagai kecamatan berlangsung penuh semangat dan keceriaan di Hall Masjid Islamic Center Rokan Hulu.
Acara dibuka Bupati Rokan Hulu yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Rohul, Damri Poti. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada IGTKI atas terselenggaranya kegiatan positif tersebut.
"Melalui lomba ini, anak-anak tidak hanya berlatih mengasah kreativitas, tetapi juga ditanamkan semangat kebersamaan serta kecintaan kepada tanah air sejak dini," ujar Damri.
Ketua IGTKI Rohul, Shahyoeseva, M.Pd didampingi Kabid Paud dan Pendidikan Masyarakat Komarzaman, S.Pd, MMA menambahkan bahwa lomba ini sudah menjadi agenda tahunan dan selalu dinanti peserta. Tahun ini rangkaian kegiatan dimulai dari tingkat kecamatan pada 13 Agustus, kemudian berlanjut di tingkat kabupaten.
"Selain memacu kreativitas, ajang ini juga mempererat silaturahmi antara guru, orang tua, dan murid. Nilai pendidikan karakter dapat kita tanamkan melalui kegiatan sederhana seperti ini," jelasnya.
Dalam lomba kali ini, panitia menyiapkan hadiah menarik. Juara Umum I memperoleh piala serta uang pembinaan Rp10 juta. Untuk kategori perorangan, Juara I mendapat Rp500 ribu, Juara II Rp300 ribu, Juara III Rp200 ribu, dan Harapan I serta II masing-masing Rp100 ribu.
Suasana lomba tampak meriah, anak-anak begitu antusias menorehkan warna di kertas gambar. Sorak dukungan dari para orang tua semakin menambah semangat peserta.
Salah seorang orang tua peserta mengaku bangga anaknya bisa ikut serta.
"Kami senang dengan kegiatan ini. Anak-anak jadi percaya diri, bisa berekspresi, dan menambah pengalaman berharga. Semoga setiap tahun terus diadakan," ujarnya.
Melalui lomba menggambar dan mewarnai ini, IGTKI Rohul membuktikan bahwa semangat kemerdekaan dapat dimaknai juga oleh anak-anak sejak usia dini, sekaligus memperkuat peran keluarga dan sekolah dalam menanamkan nilai kebangsaan.***