NATUNA (riaukarya.com)- Pemerintah Kabupaten Natuna melalui Sekretaris Daerah, H. Boy Wijanarko Varianto, menghadiri Rapat Komite Keamanan dan Penanggulangan Keadaan Darurat Bandar Udara Kelas III Ranai.
Rapat ini digelar di Gajah Mina Ballroom Jelita Sejuba, Kecamatan Binguran Timur, Kabupaten Natuna, Kepulauam Riau (Kepri), Senin, 11 Agustus 2025.
Giat ini dihadiri oleh berbagai unsur terkait, termasuk TNI, Polri, instansi pemerintah daerah, pihak maskapai, dan otoritas penerbangan.
Dalam sambutannya, Sekda Natuna, Boy Wijanarko, menekankan pentingnya kolaborasi antar instansi terkait untuk mencegah dan menanggulangi keadaan darurat di bandara.
"Sinergi ini menjadi kunci terwujudnya keamanan dan keselamatan penerbangan di Natuna," ujarnya.
Sementara itu, Inspektur Keamanan Penerbangan Ahli Madya, Ahmad Suyono, menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan peran aktif anggota komite dan kesadaran semua pihak dalam menjaga keamanan penerbangan.
Rapat tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menghadapi situasi darurat di lingkungan Bandara Ranai.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun koordinasi yang semakin solid demi terciptanya keamanan dan keselamatan penerbangan di Bandara Ranai.
Ahmad Suyono, juga menekankan pentingnya memastikan efektivitas dokumen dan SOP yang tertuang dalam Airport Emergency Plan (AEP) dan Airport Security Program (ASP).
Dengan kehadiran berbagai unsur terkait, rapat ini menunjukkan komitmen bersama untuk meningkatkan kesadaran dan koordinasi dalam menjaga keamanan penerbangan di Natuna.
Seluruh anggota komite diharapkan selalu siap siaga merespons kemungkinan keadaan darurat yang dapat terjadi kapan saja, dengan SOP yang telah teruji, serta menjaga keamanan penerbangan sebagai tanggung jawab bersama.(zani)