Pj Gubernur Riau Tinjau Pasar di Rohul, Pastikan Stabilitas Harga Di Tengah Dampak Banjir

Kamis, 30 Januari 2025 | 12:21:14 WIB

ROHUL – Banjir yang melanda sejumlah daerah di Provinsi Riau turut berdampak pada lonjakan harga bahan pokok, termasuk di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Untuk memastikan kestabilan harga serta daya beli masyarakat tetap terjaga, Pemerintah Provinsi Riau melakukan peninjauan langsung ke Pasar Modern Pasir Pangaraian pada Kamis (30/01/2025).

Dalam peninjauan tersebut, hadir Pj Gubernur Riau Dr. Rahman Hadi, M.Si, didampingi oleh para pejabat dari lingkungan Pemprov Riau. Turut mendampingi Bupati Rohul H. Sukiman, Sekda Rohul M. Zaki, S.STP, M.Si, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Rokan Hulu.

Pj Gubernur Riau Rahman Hadi menyampaikan bahwa tujuan dari peninjauan ini adalah untuk melihat secara langsung kondisi harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar.

"Ada beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan harga. Faktor utamanya adalah terganggunya transportasi akibat genangan air dan banjir," ujar Rahman Hadi.

Berdasarkan hasil peninjauan, komoditas yang mengalami lonjakan harga cukup signifikan adalah cabai merah. Selain itu, bawang merah dan bawang putih juga mengalami kenaikan harga yang cukup mencolok.

"Cabai merah yang sebelumnya berada di kisaran Rp55.000 per kilogram kini naik menjadi Rp70.000 per kilogram. Kemudian, harga bawang merah dan bawang putih juga mengalami kenaikan dari Rp34.000 menjadi Rp40.000 per kilogram," jelasnya.

Pj Gubernur Riau menekankan bahwa peninjauan ini juga dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi inflasi yang kerap terjadi menjelang bulan Ramadan. Pemerintah Provinsi Riau berupaya memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil agar daya beli masyarakat tidak terganggu.

"Kami ingin memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil dan daya beli masyarakat tetap terjaga. Jika tidak dikendalikan, harga yang terlalu tinggi bisa membuat masyarakat kesulitan. Ketika daya beli masyarakat rendah atau stok barang terbatas, harga akan melonjak dan bisa menimbulkan keresahan," ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rahman Hadi juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Riau akan terus melakukan pemantauan terhadap harga bahan pokok di pasar-pasar tradisional dan modern di seluruh kabupaten/kota. Hal ini dilakukan agar kebijakan yang diambil dapat lebih tepat sasaran.

Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa peninjauan kali ini lebih difokuskan pada bahan pokok yang muatannya berasal dari produksi lokal, seperti cabai, bawang merah, dan bawang putih. Sedangkan untuk komoditas lain, seperti minyak goreng dan gula, tidak menjadi fokus utama karena harganya telah terstandarisasi secara nasional.

"Oleh karena itu, kita hanya mengecek beberapa komoditas yang muatannya bersumber dari lokal. Di antaranya adalah cabai, bawang merah, bawang putih, dan kebutuhan-kebutuhan harian lainnya. Sementara minyak goreng, gula, dan sebagainya tidak kami tinjau karena harganya sudah terstandarisasi," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rahman Hadi juga menyoroti dampak banjir yang terjadi di Kabupaten Rokan Hulu. Menurutnya, banjir yang melanda Rohul merupakan banjir kiriman dari daerah tetangga, seperti Kabupaten Kampar dan Padang Lawas.

"Banjir ini bersifat sementara, tetapi dampaknya cukup terasa, terutama terhadap mobilitas dan distribusi barang. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama yang terintegrasi dengan kabupaten lain agar penanganan bencana ini bisa lebih cepat dan efektif," jelasnya.

Ia juga meminta pemerintah daerah setempat untuk segera mengambil langkah-langkah mitigasi agar dampak banjir terhadap perekonomian masyarakat dapat diminimalkan. Salah satu langkah yang bisa diambil adalah dengan menyiapkan stok pangan yang cukup dan memastikan distribusi bahan pokok tetap berjalan lancar.

Pj Gubernur Riau juga menginstruksikan kepada jajaran dinas terkait agar terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak yang berwenang dalam upaya penanganan dampak banjir.

Di akhir kegiatan, Pj Ketua PKK Riau, Zuliana Rahman Hadi, juga melakukan kunjungan ke Posyandu Kasih Ibu di Desa Rambah Tengah Utara. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka meninjau pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak di tengah kondisi banjir yang melanda wilayah tersebut.***

Terkini