Reses Perdana, Sutiyo Pramono Jemput Aspirasi Masyarakat Bagan Punak untuk Diusulkan di 2025

Minggu, 08 Desember 2024 | 22:28:35 WIB
Anggota DPRD Kabupaten Rohil dari Fraksi PAN Sutiyo Pramono melaksanakan reses perdana dan menyerap aspirasi masyarakat pada masa sidang III tahun 2024 di Kelurahan Bagan Punak, Minggu (8/12) siang. (Abdul Arif Rusni, RiauKarya.com)

ROHIL - Anggota DPRD Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) dari Fraksi PAN Sutiyo Pramono melaksanakan reses perdana dan menyerap aspirasi masyarakat pada masa sidang III tahun 2024 di Kelurahan Bagan Punak, Minggu (8/12) siang.

Sutiyo Pramono merupakan anggota dewan yang terpilih dari daerah pemilihan I (dapil I) yang meliputi Kecamatan Bangko, Sinaboi, Pekaitan dan Batu Hampar.

Sutiyo Pramono mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Bagan Punak yang telah memilihnya meskipun belum kenal mengenal, dan hari ini dia turun untuk menjemput aspirasi masyarakat Bagan Punak.

Reses ini dijelaskan Sutiyo Pramono adalah kegiatan pimpinan dan anggota DPRD untuk menyerap dan menindaklanjuti aspirasi dan pengaduan masyarakat dimasing-masing wilayah daerah pemilihan sehingga disebut namanya pokok pikiran (pokir).

Dalam reses tersebut juga dilakukan tanya jawab dan saling komunikasi antara masyarakat dengan anggota DPRD Rohil Sutiyo Pramono, dan nanti akan dijadikan pekerjaan rumah (PR) yang akan dibawa ke DPRD.

Dalam reses tersebut, masyarakat Bagan Punak, Nani meminta untuk pembangunan jalan di gang tempat tinggalnya, karena kalau banjir susah dilewati anak sekolah.

Sementara masyarakat lainnya, Amansyah bermohon bagaimana jalan keluar permasalahan banjir yang menjadi langganan setiap tahunnya.

Kemudian ada juga masyarakat yang bermohon bantuan pupuk, semprotan atau hand sprayer dan racun untuk pertanian, dan juga untuk penerangan jalan, masyarakat menginginkan bantuan tiang listrik.  

Usulan masyarakat tersebut kemudian dijawab oleh Sutiyo Pramono. "Untuk permasalahan banjir ini, nanti kita akan melakukan survei kelapangan untuk mencari titik-titik tali air dan akan kita usulkan normalisasi pada tahun 2025 dan mudah-mudahan akan keluar di tahun 2026," ucap Sutiyo.

Sutiyo Pramono juga akan berusaha meminjam alat berat ke Dinas PUTR untuk membuka tali air meskipun dengan biaya uang pribadinya.

Selain itu, Sutiyo juga akan membeli pakaian baju rebana dengan uang pribadinya yang diminta oleh ibu-ibu dari kelompok rebana. Begitu juga dengan usulan tiang listrik, apabila usulan tersebut tidak terealisasi, maka akan digunakan tiang ganda garut besi sebagai tiang penerangan yang akan dibelinya menggunakan uang pribadi.

"Dan untuk usulan Buk Nani tadi nanti kita masukan juga di 2025 dan insyaallah keluar di 2026," ungkapnya.

Kemudian untuk bantuan pupuk, semprot atau hand sprayer dan racun akan diusulkan di Dinas Pertanian dengan semampu dan semaksimal mungkin pada tahun 2025 dan akan keluar 2026.

"Untuk bantuan ini perlu dibuatkan proposal dengan mengatasnamakan kelompok tani yang beranggotakan masyarakat petani kita disini untuk diusulkan di Dinas Pertanian," sebut Sutiyo. (rif)

Tags

Terkini