Siswi SMKN 1 Seberida, Praktik Penyelengaraan Jenazah Perempuan

Kamis, 05 Desember 2024 | 07:58:20 WIB

INHU - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri Seberida merupakan salah satu Sekolah Menengah Kejuruan Negeri ternama yang ada di Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Permasalahan yang dihadapi terkait kurangnya pemahaman siswa mengenai kepengurusan jenazah sesuai ajaran Islam. Pemahaman ini dianggap penting sebagai bagian dari fardhu kifayah dalam agama Islam. Kendala logistik, seperti kurangnya sarana dan prasarana, juga menjadi tantangan dalam melaksanakan praktik pemulasan jenazah di sekolah.

Alternatif solusinya adalah menyelenggarakan pelatihan pemulasan jenazah di SMK Negeri 1 Seberida untuk memberikan pengalaman dan pengetahuan yang lebih baik kepada siswa serta meningkatkan fasilitas praktik penyelenggaraan jenazah di sekolah, Rabu (4/12/2024).

Pembelajaran ini sebagai tanggung jawab sosial dan kontribusi positif terhadap masyarakat. Metode yang digunakan sosialisasi, diskusi, dan praktek. Pembelajaran dilaksanan di ruang kelas SMK Negeri 1 dengan tahapan pembukan, pemberian materi dan praktek langsusng tata cara memandikan jenazah, mengkafani jenazah dan menshalatkan jenazah.

Pelatihan ini membantu siswa mendapatkan pengalaman secara langsung dan ilmu pengetahuan dari materi pelajaran yang belum tersampaikan secara maksimal.

"Sebagai pemateri pemulasan jenazah ini yaitu Ibu Hj. Herawati S. Ag dari Yayasan Al Ihsan Buluh Rampai, beliau juga adalah sebagai Kepala MA Al Ihsan Buluh Rampai Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri Hulu," ujar
Kepala SMK Negeri 1 Seberida, Gunawan Broto Sasmito, S.Pi, M. Si. melalui Indra Mudrika salah seorang guru Agama SMKN 1 Seberida saat dikonfirmasi.

Para siswi kelas Xll ini mengikuti tahapan demi tahapan secara seksama, bagaimana cara penyelenggaraan atau pengurusan kepada jenazah yang baik dan benar menurut syariat Islam khususnya untuk jenazah perempuan.

Selain praktik penyelenggaraan jenazah perempuan, kami juga telah memberikan pembelajaran sekaligus praktik penyelenggaraan jenazah laki-laki kepada para siswa pria kelas Xll sebelum ini, tutup Indra Mudrika.(sur)

Terkini