ROHUL - Curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan luapan air dari sungai kumu, mengakibatkan banjir di wilayah Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, pada Minggu (17/11/2024).
Banjir ini berdampak pada permukiman warga dan akses jalan raya lintas Pasir Pengaraian-Dalu Dalu, sehingga Kapolsek Rambah Hilir, Ipda Jonnes, bersama personelnya turun langsung untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Kapolsek Rambah Hilir, Ipda Jonnes, menjelaskan bahwa pihaknya segera melakukan langkah-langkah antisipasi begitu banjir mulai meluas. "Hari ini kami melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di lokasi yang terdampak banjir akibat curah hujan tinggi dan luapan Sungai Kumu. Banjir ini telah menyebabkan genangan air di jalan raya Pasir Pengaraian-Dalu Dalu serta beberapa permukiman warga," ujarnya.
Menurutnya, kondisi genangan air mencapai ketinggian 10 hingga 50 cm di beberapa titik, terutama di Dusun Kumu Induk Desa Rambah. Sebanyak 48 kepala keluarga (KK) terdampak langsung akibat banjir ini. Selain itu, arus kendaraan di jalan lintas utama menjadi terganggu, sehingga pihak kepolisian harus mengambil tindakan cepat untuk memastikan kelancaran lalu lintas.
Lokasi terdampak meliputi Dusun Kumu Induk Desa Rambah, tepatnya di RT 02 dan RT 03. Di wilayah ini, banjir tidak hanya menggenangi permukiman warga, tetapi juga menyebabkan akses jalan sulit dilalui kendaraan kecil.
"Arus lalu lintas sempat tersendat karena pengendara harus berhati-hati melewati genangan air di beberapa titik kritis. Kami mengerahkan personel untuk membantu pengendara, terutama yang terjebak," tambah Kapolsek.
Di samping itu, warga diimbau untuk tetap waspada, mengingat curah hujan diprediksi masih tinggi dalam beberapa hari ke depan. Kapolsek juga mengingatkan masyarakat agar memprioritaskan keselamatan, terutama anak-anak.***