Kadis Perikanan Anggap SKPT di Natuna Masih Belum Optimal

Rabu, 25 September 2024 | 09:30:14 WIB
Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Selat Lampa, Natuna.

(riaukarya.com) Natuna- Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Natuna, Hadi Suryanto, kontribusi sektor perikanan terhadap PAD Natuna saat ini masih belum optimal.

Kata dia, pelelangan ikan di Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Selat Lampa masih menghadapi kendala dalam pelaksanaannya.

“Kegiatan lelang di SKPT Selat Lampa belum bisa dioptimalkan. Kita masih mengharapkan kapal-kapal yang mendapat izin dari pemerintah pusat dan beroperasi di WPP 711 bisa bersandar di pelabuhan SKPT,” ujar Hadi, Rabu (25/9/2024).

Kadis Perikanan Natuna, ketika dijumpai awak media beberapa waktu lalu.

 

Hadi juga menyebutkan bahwa saat ini lelang terbatas hanya menyumbang 20% dari produksi per kapal. Oleh karena itu, ia berharap pemerintah pusat, khususnya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dapat memberikan fasilitas berupa Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dengan skema pinjam pakai aset, guna mempermudah proses pelelangan.

“Kami mengharapkan pemerintah pusat dapat memberikan beberapa fasilitas pelelangan untuk memperlancar kegiatan lelang ikan. Hal ini penting agar sektor perikanan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap PAD,” tambahnya.

Hadi juga menyoroti perlunya peningkatan infrastruktur dan sarana pendukung di pelabuhan SKPT, yang diyakini akan meningkatkan efisiensi lelang serta menarik lebih banyak kapal bersandar dan berkontribusi pada perekonomian lokal.

“Dengan dukungan infrastruktur yang memadai, kita optimis kontribusi sektor perikanan terhadap PAD Natuna akan meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan,” pintanya.

Kadis Perikanan Natuna

 

Selain itu, Hadi mengajak seluruh pihak, baik dari pemerintah pusat maupun provinsi, untuk terus berkolaborasi guna mengoptimalkan potensi besar yang dimiliki Natuna di sektor perikanan. Sinergi ini, lanjutnya, akan menjadi kunci dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi para nelayan setempat.

Dengan adanya peningkatan sarana dan prasarana serta dukungan yang berkelanjutan, sektor perikanan diharapkan mampu menjadi salah satu pilar utama dalam pengembangan ekonomi daerah dan memberikan kontribusi signifikan terhadap PAD Kabupaten Natuna. (Rk/zani)

Terkini