KPU Rokan Hulu Gelar Rakor DPSHP Serta Rapat Pleno Penetapan DPT Pilkada 2024

Jumat, 20 September 2024 | 13:56:04 WIB

ROHUL - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rokan Hulu menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan sinkronisasi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) serta rapat pleno penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2024. Acara ini dilangsungkan pada Jumat, 20 September 2024, di Hotel Sapadia, Pasir Pengaraian.

Rapat ini bertujuan menyusun daftar pemilih yang valid dan akurat, dibuka oleh Ketua KPU Kabupaten Rokan Hulu, Cepi Abdul Husen. Hadir dari  perwakilan Pemerintah Kabupaten, Polres Rokan Hulu, Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian, Bawaslu, tim sukses pasangan calon, serta para komisioner dan undangan lainnya.

Ketua KPU Rokan Hulu, Cepi Abdul Husen, mengatakan bahwa jumlah pemilih yang ditetapkan untuk Pilkada 2024 mencapai 389.669 orang, yang tersebar di 1.149 TPS reguler dan 2 TPS khusus di Lapas Kelas IIB. Proses pemutakhiran data dimulai sejak Juni 2023, dengan melibatkan pencocokan dan penelitian data yang berasal dari Kementerian Dalam Negeri.

"Dalam pemutakhiran data, banyak ditemukan data ganda yang harus dihapus, baik antar-desa maupun antar-kabupaten. Selain itu, pemilih yang tidak memenuhi syarat, seperti yang sudah pindah domisili atau meninggal dunia, juga dikeluarkan dari daftar," jelas Cepi.

Setelah DPS diumumkan untuk tanggapan masyarakat, dilakukan rapat pleno untuk menetapkan DPT. KPU juga akan membuka Daftar Pemilih Tambahan (DPT) untuk mengakomodasi pemilih yang belum terdaftar.

Selain itu, Cepi menambahkan bahwa persiapan logistik pemilu hampir rampung, termasuk penyediaan surat suara dengan penambahan 2% dari jumlah pemilih. Tahapan penetapan calon akan dilaksanakan pada 22 September, diikuti pengundian nomor urut sehari kemudian.

Kapolres Rokan Hulu, AKBP Budi Setiyono, menyampaikan bahwa pengamanan akan diperketat menjelang pelaksanaan rapat pleno penetapan DPT.

"Kami akan memastikan keamanan di sekitar kantor KPU selama rapat pleno, karena DPT menjadi acuan penting dalam pemilu," tegasnya.

Kapolres juga mengimbau agar pasangan calon tidak membawa massa ke lokasi rapat pleno, serta berharap tokoh agama turut menjaga ketenangan masyarakat menjelang Pilkada.***

Terkini