ROHUL - Setelah serah terima jabatan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Pasir Pengaraian yang dilaksanakan pada Minggu lalu, Kalapas yang baru, Efendi Parlindungan Purba, beserta jajarannya menggelar acara coffee morning bersama para wartawan yang bertugas di wilayah Rokan Hulu.
Dalam sambutannya, Efendi Parlindungan Purba A.Md.IP.,S.H.,M.H, yang didampingi oleh Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Veazanol Kosuma A.Md.P.,S.H.,M.H serta Humas Lapas Fachrul Rozi dan Ariy HS, menyampaikan bahwa acara coffee morning ini bertujuan untuk mempererat hubungan silaturahmi dan sinergitas antara Lapas dengan awak media yang selama ini telah terjalin dengan baik.
"Kami berharap agar jalinan silaturahmi yang sudah baik ini dapat terus ditingkatkan bahkan lebih baik ke depannya," ungkap Efendi.
Kalapas baru tersebut juga menambahkan bahwa setiap manusia pasti memiliki kekurangan dan kesalahan, oleh karena itu, ia sangat membutuhkan masukan serta saran dari rekan-rekan wartawan demi perbaikan dan peningkatan kinerja Lapas untuk ke depan.
Salah satu perwakilan wartawan yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasinya kepada Lapas Pasir Pengaraian yang telah mengadakan acara ini.
"Kami berterima kasih kepada Kalapas dan jajaran yang telah menyempatkan waktu untuk menggelar acara ini, sehingga kami dapat berkenalan dengan Kalapas yang baru dan KPLP yang baru," ujarnya.
Selain itu, ia juga berharap agar acara coffee morning seperti ini dapat dijadwalkan secara rutin, minimal setiap tiga bulan sekali, agar hubungan baik antara Lapas dan wartawan dapat terus terjaga dan semakin erat.
Menanggapi usulan dari perwakilan wartawan, Efendi Parlindungan Purba menyambut dengan baik dan berjanji akan mempertimbangkan untuk menjadwalkan acara serupa secara berkala.
"Kami sangat terbuka terhadap usulan tersebut dan akan kami rencanakan ke depannya," ujarnya.
Acara coffee morning tersebut diakhiri dengan diskusi ringan, di mana para wartawan dan Kalapas saling bertukar pikiran serta memberikan masukan yang konstruktif. Setelah itu, acara ditutup dengan sesi foto bersama antara Kalapas dan para wartawan sebagai tanda kebersamaan dan keharmonisan.***