INHU - Musim kemarau yang terjadi di tahun ini sebagian membawa dampak keberkahan bagi masyarakat yang ekonominya menengah kebawah.
Kenapa datangnya musim kemarau membawa dampak berkah bagi yang ekonominya menengah kebawah? Karena dampak dari musim kemarau ini tentunya air sungai atau parit akan mengering sehingga banyak ikan yang mulai kekeringan, akibatnya ikan ikan tersebut akan mudah ditangkap atau didapatkan.
Seperti yang dialami oleh pasutri yang berdomisili di desa Petalabumi Bumi, Johan dan Siti Ainunah salah satu alumni dari MTs Al Islam Petalabumi, musim kemarau ini dimanfaatkan untuk mencari ikan terutama ikan berjenis sepat dan ikan sengkat atau ikan bulan-bulan.
Seperti yang diceritakan oleh Kepala MTs Al Islam Petalabumi Almuranis S.Ag, Bu Siti Ainunah dan suaminya mencoba untuk mengolah ikan hasil tangkapannya dijadikan sebagai ikan asin.
" Ya, karena ikan hasil tangkapannya sangat berlebih, jadi Bu Siti Ainunah dan Pak Johan suaminya, ikan hasil tangkapannya tersebut diawetkan dengan cara dijadikan ikan asin," ujarnya.
Dan ikan yang sudah menjadi ikan asin tersebut sebelumnya harus melalui proses penjemuran dibawah terik matahari dengan dibumbui garam lebih banyak agar tahan lama dan tidak bau. Ikan asin yang sudah jadi dijual cukup murah dan terjangkau hanya Rp.40 ribu, perkilogram nya." Ini tentunya bisa menjadi penghasilan tambahan bagi keluarga mereka, dan saya juga mencoba untuk membelinya," ujar Almuranis. (sur)