ROHUL - Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1445 H / tahun 2024 M, Bupati Rokan Hulu(Rohul) H.Sukiman berbagi dan menjalin silaturahmi dengan Mubaligh-Mubalighah serta anak yatim yang ada di Kabupaten Negeri Seribu Suluk.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kakan Kemenag Rohul, Zulkifli M.PdI, Kabag Kesra, Um Zakirman, Kepala Bappeda Rohul, Drs Yusmar M.Si, serta Camat dan Kepala Desa se Rokan Hulu.
Menjelang Bulan Suci Ramadhan, Bupati Rokan Hulu,H Sukiman mengaku atas nama pribadi, Keluarga dan Pemerintah Kabupaten Rohul meminta maaf kepada seluruh lapisan masyarakat Rokan Hulu. Semoga dalam melaksanakan ibadah selama bulan Suci Ramadhan nantinya, kita mendapat amal baik dihadapan Allah SWT.
Dengan ilmu dan kearifan yang dimiliki, Bupati menyampaikan bahwa para Mubaligh-Muballighah adalah ujung tombak dalam menyebarkan ajaran Islam yang damai dan penuh kasih. Yang mana mereka adalah duta-duta cinta dan kedamaian dan dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi seluruh lapisan masyarakat Rokan Hulu.
"Kepada para Mubaligh dan Mubalighah sekalian, mari kita mensyiarkan ajaran Islam dengan ajaran yang telah ditunjukkan oleh Rasulullah melalui Firman Allah dan Sabda Muhammad SAW," kata Sukiman.
Seperti yang kita ketahui bersama sambung Sukiman, baru-baru ini kita telah menyelesaikan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 yang dilakukan serentak di seluruh penjuru Republik Indonesia. Yang mana dalam hal ini pilihan Pemimpin Negara ataupun Legislatif setiap orang tentulah berbeda-beda.
"Namun, mendekati bulan Suci Ramadhan ini, mari kita jalin kembali kebersamaan dan persaudaraan diantara kita, mari jalin kembali tali yang sempat meregang pasca Pemilu ini dilaksanakan," pesan Bupati.
Dalam pelaksanaan Pemilu ini, sudah pasti tentu ada yang menang ataupun kalah dalam kontestasi, sehingga di Negara Demokrasi ini juga, Bupati berpesan kepada seluruh lapisan masyarakat Rokan Hulu untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban sebelum pengumuman resmi oleh pihak KPU RI.
"Oleh karena itu, kita berpesan kepada mubaligh dan mubalighah untuk dapat membuat suasana yang nyaman dan damai serta menyejukkan ditengah masyarakat, jangan ada yang menjadi kompor yang justru membuat situasi semakin runyam," pungkas Bupati.
Di tempat yang sama, Kabag Kesra Umzakirman, menjelaskan bahwa dalam tahun ini, pemerintah memberikan bantuan kepada mubalighoh berupa pakaian, sementara untuk anak yatim diberikan bantuan berupa uang sebesar 150.000 per orang.
"Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban mereka dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan," ungkap Umzakirman.
Lebih lanjut, Umzakirman menambahkan bahwa bantuan yang diberikan kepada Mubaligh-Mubalighah dan anak yatim ini diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik.
"Kami juga telah memberikan pakaian kepada para mubalighoh dan santunan kepada sekitar 300 anak yatim. Semoga dengan bantuan ini, mereka dapat merasakan kebahagiaan dan semangat menjalani ibadah di bulan yang penuh berkah ini," tambahnya.
Menyambut Bulan Suci Ramadhan bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga tentang kepedulian dan kebersamaan dalam membantu sesama. Semoga semangat kebaikan ini terus terjaga dan menginspirasi banyak orang untuk berbuat baik lebih banyak lagi.***