KUANSING - Berawal dari informasi masyarakat Desa Saik kecamatan Kuantan Mudik kabupaten Kuantan Singingi, seorang Ibu separo baya Sebut aja nama Mawar( bukan Nama Aslinya) warga Desa Saik, yang sedang mengembala Hewan Ternaknya, dan Ketika awak media mendekati dan menanyakan apa kah ada alat berat yang bekerja di desa Saik ini, Dengan Spontan mawar menyebutkan
"Iya, disana sambil menunjuk arah ada di sana di sambil menunjuk arah ke suatu tempat di Taripa Ujarnya.
Dari informasi mawar tersebut awak media menulusuri seperti arahan yang disampaikan oleh wanita yang dijumpainya tadi, ternyata memang benar dan di dapati sebuah alat berat jenis Exscapator warna Kuning bermerek SUMITOMO di balik Semak- Semak diduga beraktifitas Tambang Emas Tanpa Izin di lokasi bernama Taripa, desa Saik kecamatan Kuantan Mudik,
Saat itu juga awak media mengambil fhoto untuk Dokumentasi dengan secara Diam-diam setelah itu pergi meninggalkan Lokasi tersebut.
Selanjutnya diminta tanggapan dari LSM Komunitas masyarakat Peduli sungai dan lingkungan kabupaten Kuansing Wirman Rabu ( 05/10 2022) dan minta kepada Kapolsek Kuantan Mudik untuk lebih serius menangani permasalahan PETI yang tumbuh seperti Jamur setelah hujan di wilayah Hukum Polsek Kuantan Mudik, apa lagi mengunakan alat berat Exscapator seperti yang di temui tadi dilapangan,oleh beberapa wartawan dan minta Kapolres untuk menangkap Pelaku dan pemodal, hal ini merupakan murni tindakan kriminal serta merusak lingkungan
Dari kegiatan Ilegal pelaku PETI yang mengunakan Alat Berat tersebut Wirman sangat menyayangkan tindakan oknum pelaku dan pemodal demi meraup keuntungan besar sehingga adanya perusakan lingkungan terhadap kegiatan Ilegal PETI tersebut serta merusak ekosistim dan dari kegiatan tersebut tentunya, ujar Wirman , untuk itu segera di minta kepada APH untuk menindak dan menertibkan dan menangkap pelaku PETI mengunakan alat berat tersebut, tutupnya.
Kemudian saat di jumpai penanggungjawab dari alat berat Excapator berinisial A membenarkan bahwa alat itu miliknya, " iya saya bawa dan kerja disana karena hanya untuk habiskan waktu atau jam rental alat berat saya yang tinggal beberapa jam setelah keluar dari Desa Sungai Alah yang kemarin diberitakan jadi bagaimana menurut kk apakah bisa kita berunding Ujar A sambil mengeluarkan uang yang tidak tau jumlahnya berapa dan memberikan sogokan kepada media untuk permintaan untuk tidak menaikan beritanya
terakhir Saat di minta keterangan kepada Kapolsek Kuantan Mudik Fery via telpon tidak merespon apa yang disampaikan oleh media kepada Kapolsek hingga berita ini di naikan Kapolsek tidak menjawab.