Rakor penguatan pengetahuan pendamping PKH berlangsung di Aula Dinsos Rohil.
BAGANSIAPIAPI - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menggelar rapat koordinasi (Rakor) penguatan pengetahuan pendamping program keluarga Harapan (PKH) dalam edukasi stunting tahun 2022, Rabu (24/8) di Bagansiapiapi. Rakor diikuti pendamping PKH se-Rohil dan dipimpin langsung Plt Kadis Sosial Rohil Budi Syahrial. Rakor PKH tersebut dilaksanakan setiap tiga bulan. Dinas Sosial mengadakan pertemuan rapat kerja untuk mengetahui masalah yang dijumpai oleh masing-masing pendamping dilapangan. "Kita tidak ingin pendamping itu santai-santai saja. Jangan ada masyarakat yang datang ke sini hanya untuk mengurus BLT, karena sebenarnya itu bisa diselesaikan oleh pendamping yang ada di desa," tutur Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial, Saiful Alam Jaya Putra.Dinsos Rohil tegas, sudah memberhentikan pendamping PKH yang tidak punya integritas dan dedikasi bekerja, jadi dikeluarkan. Dinsos Rohil komitmen dengan aturan."Ada juga pendamping di SP1, SP2 dan menjadi SP3 yang akan diberhentikan. Sekarang dalam proses, yang SP2 gajinya tertahan ada 2 orang. Kita komitmen dalam aturan, karena Pak Bupati meminta kepada kami untuk benar- benar dan mendatanya. Jadi SDM kita benar-benar profesional, artinya bertangung jawab," ujar Saiful Alam.